Warna merupakan salah satu unsur pokok yang memberikan kesan pada indera penglihatan. Warna menentukan indah atau tidaknya sebuah obyek. Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatnya. Dalam industri kerajinan tembaga pewarnaan merupakan unsur penting karena warna-lah yang akan menentukan hasil dari kerajinan tersebut.
Dalam pewarnaan dibutuhkan kemampuan untuk memilah warna dan juga campuran yang pas agar warna yang dihasilkan sesuai. Pemilihan cat dan juga intensitas campuran akan berpengaruh untuk finishing. Selain itu pewarnaan juga memiliki fungsi lain yaitu untuk menghindari karat dan juga korosi pada produk kerajinan tembaga yang dapat disebabkan oleh bakteri.
     Alat yang diperlukan dalam proses pengecatan antara lain: kuas jika ingin menggunakan metode kuas dan tabung kompresor jika ingin menggunakan tehnik airbrush. Baik kuas ataupun airbrush sama-sama memiliki keunggulan sendiri-sendiri, namun yang terpenting adalah kemampuan pengrajin dalam berkarya dan juga kenyamanan dalam pengunaannya.
Bahan yang digunakan: cat dan tiner.
Langkah-langkah pewarnaan:
1. Sebelum melapisi produk kerajinan tembaga dengan cat, seharusnya membersihkan obyek dari debu dan juga air. Dan melakukan pembersihan dengan amplas agar permukaannya tidak bergelombang.

2. Memberikan lapisan dengan cat dasar terlebih dahulu sebelum dicat dengan warna yang diinginkan. Gunakan cat dasar yang tahan alkali agar cat mudah kering.

3. Agar daya tutup cat dapat maksimal, jangan campur tiner ke dalam cat terlalu banyak.

4. Bila terdapat garis-garis bekas kuas, maka gantilah kuas tersebut dan mengecat ulang.

5. Bila lapisan cat mengalir ke bawah, biarkan cat mengering.Setelsh kering, ratakan dengan amplas pada bagian cat yang turun tersebut, lalu dicat kembali.Selain mempercantik kerajinan tembaga, cat juga berfungsi untuk mencegah timbulnya karat dan mencegah proses oksidasi jika logam bereaksi dengan kandungan uap air di udara.